Tips Mengubah Ukuran kertas Microsoft Word 2010, 2007 dan 2003

19 Jul

Jika kita menggunakan Microsoft Word 2010, 2007 ataupun Word 2003, biasanya ketika membuat dokumen baru, ukuran kertasnya adalah Letter( 8.5 x 11 inchi atau 21.59 cm x 27,94 cm). Padahal di Indonesia, jarang yang menggunakan ukuran ini, tetapi sebagian besar menggunakan ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm).

Meskipun kita bisa mengubahnya ke A4 dengan mudah, tetapi agar memudahkan maka ada baiknya jika kita set setting bawaannya agar menjadi A4.

 

Ukuran kertas bawaan Microsoft office ( bahasa Inggris – US ) adalah Letter memang bisa dipahami, karena sepertinya di Amerika (US) ukuran kertas inilah yang paling sering di gunakan.

Karena ukuran bawaan (default) adalah letter, tidak jarang ada yang lupa mengubahnya menjadi A4 ketika mencetak, sehingga di bagian bawah, terlihat jarak kosong yang lebih lebar. Ukuran Letter lebih pendek sekitar 1.7 cm dibanding dengan A4.

Berikut tips mudah untuk mengubah ukuran bawaan (default) menjadi A4 ketika membuat halaman baru Office 2010, 2007 ataupun 2003 ( mungkin juga Office XP – belum sempat mengecek untuk Office Xp).

  1. Buka Microsoft Word
  2. Klik Icon Open (File > Open)
  3. Copy text ini : %userprofile%\Application Data\Microsoft\Templates, kemudian paste di bagian file name. Kemudian klik Open (lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya).
  4. Untuk Word 2003 buka file Normal.dot, untuk word 2007 atau 2010 buka file Normal.dotm
  5. Setelah terbuka halaman kosong (normat.dot atau normal.dotm), atur ukuran kertas menjadi A4. Untuk Word 2003 melalui File > Page Setup, sedangkan Word 2007 dan 2010 melalui tab Page Layout.
  6. Setelah itu simpan dengan klik Save dan tutup Word

Setelah melakukan langkah diatas, seharusnya setiap kita membuat halaman baru, ukuran kertas menjadi A4. Jika kita ingin mengatur agar ukuran kertas bawaan menjadi Folio ( 21.5cm x 33cm), ikuti langkah seperti diatas dan pada langkah ke-5 ubah Pilih ukuran kertas Custom dan buat menjadi 21.5 cm dan 33 cm.

Iklan

Pengalaman mengatasi Masalah Bad Sector Hardisk

19 Jul

Pengalaman mengatasi Masalah Bad Sector Hardisk

Beberapa hari yang lalu saya service komputer dan laptop yang mengalami permasalahan yang hampir sama, yaitu kerusakan pada hardisk (HDD). Karena terdapat bad sectordi hardisk tersebut, komputer tidak bisa masuk windows atau berhenti loading sebelum masuk windows. Berikut pengalaman, beberapa tips dan sharing yang semoga bermanfaat.

Pada awalnya saya mengira masalah tidak bisa masuk windows karena memory (RAM) atau juga Motherboard, tetapi setelah di periksa lebih lanjut, ternyata terdapat bad sector (bagian hardisk yang rusak) di hardisknya. Dengan adanya bad sector, akses hardisk menjadi sangat lambat dan tidak jarang akan berhenti sehingga komputer terkesan “hang” ( not responding ).

Memeriksa adanya Bad Sector

Ada berbagai cara untuk memeriksa dan memastikan apakah ada bad sector di hardisk komputer atau laptop kita, tergantung seberapa jauh permasalahan yang kita alami. Berikut penjelasan lebih detailnya.

  • Jika kita masih bisa masuk windows, gunakan software gratis seperti HDTune dan juga HDDScan yang memang dibuat untuk melakukan scan hardisk dan memeriksa apakah ada bad sector (selengkapnya bisa membaca artikel saya terdahulu Periksa kondisi hardisk komputer anda ). Selain itu bisa juga menggunakan Easeus Partition Master Home Edition, disana ada menu untuk memeriksa hardisk (Check Partition, selengkapnya ada di artikel saya : Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector)
  • Jika tidak bisa masuk windows, bisa dibagi menjadi 2 hal sebagai berikut :
    1. Jika Masih ada komputer/laptop lain (jika belum ada, bisa pinjam), lepas hardisk yang bermasalah (jangan dilakukan jika masih ada waktu garansi) dan pasang hardisk di komputer/laptop yang masih normal. Untuk hardisk laptop, kita bisa menggunakan kabel USB 2.0 to SATA/IDE (bisa dibeli di toko accesories komputer dg harga sekitar Rp.60.000-an). Selanjutnya kita bisa melakukan scan atau recovery melalui windows dengan software gratis yang saya sebut sebelumnya.
    2. Jika kita tidak punya (tidak ada) komputer atau laptop lain, siapkan bootable CD atau USB yang berisi tools-tools untuk memeriksa hardisk, semisal UBCD4Win, Hiren’s Boot CD, Wondershare Live Boot, linux live CD seperti ubuntu dan sebagainya. Gunakan Tools yang ada untuk memeriksa kondisi hardisk
    3. Meskipun kita bisa mengecek melalui bootable CD/USB di komputer sendiri, tetapi saya tetap merekomendasikan melakukan pengecekan di komputer atau laptop lain, kecuali hardisk masih dalam masa garansi. Karena dengan memasang di komputer lain, ada beberapa kelebihan seperti akses relatif lebih cepat, mudah mencoba dengan berbagai software lain yang bisa di install di windows, respond komputer juga lebih cepat ketika memeriksa.Ketika Hardisk terdeteksi adanya bad sector, langkah pertama adalah segera menyelamatkan atau melakukan backup data penting, baik disimpan di CD/DVD, Flashdisk, Hardisk Eksternal atau hardisk komputer lain. Jika bad sector mulai banyak terlihat, disarankan untuk menghentikan scan dan segera backup data-data penting terlebih dahulu. Karena dengan scan lebih dalam, ada kemungkinan (meskipun kecil) menambah bad sector di hardisk.

      Menyelamatkan Data di Hardisk

      Salah satu tantangan terbesar ketika hardisk rusak (terdapat bad sector) adalah menyelamatkan data atau dokumen didalamnya. Apalagi biasanya pengguna jarang melakukan backup data ke media lain seperti CD atau DVD. Untuk mempermudah proses menyelamatkan (recovery) data yang ada di hardisk, pasang hardisk di komputer lain. Asalkan hardisk masih terdeteksi, recovery data kemungkinan masih bisa dilakukan.

      Ketika hardisk sudah terpasang di komputer lain dan sudah terdeteksi, gunakan software recovery yang bisa kita dapatkan di internet. Salah satu yang bagus adalah Easeus Data Recovery Wizard. Dengan software ini saya berhasil menyelamatkan data dari hardisk yang sudah cukup parah. Software lainnya yang bisa kita gunakan adalah MiniTool Data Recovery Wizard.

      Jika tidak ada komputer atau laptop lain, bisa kita coba menyelamatkan data melalui media seperti Bootable CD/USB (Live CD) yang berisi utility atau program yang bisa digunakan untuk memeriksa dan menyelamatkan (recovery) data. Saat ini banyak yang bisa kita gunakan, misalnya Ultimate Boot CD, UBCD4Win, System RescueCD, Wondershare Live CD, Mini PE, CD Linux Ubuntu dan sejenisnya.

      Jika hardisk tidak terdeteksi lagi ketika dipasang di komputer lain, maka proses recovery bukan pekerjaan yang mudah. Karena kemungkinan harus membuka hardisk dan ini memerlukan keahlian dan peralatan khusus. Saya sendiri belum pernah recovery sampai seperti ini.

      Memperbaiki Hardisk Bad Sector

      Ketika data-data penting di hardisk sudah berhasil diselamatkan, langkah selanjutnya adalah mengatasi atau memperbaiki hardisk yang terdapat bad sector. Meskipun tidak semua bad sector bisa diperbaiki (terutama jika sebabnya kerusakan fisik), untuk bad sector yang ringan, bisa kita atasi dengan salah satu cara berikut :

      • Menggunakan tools Scan Disk bawaan windows. Untuk drive selain sistem operasi (misalnya drive D:, E: dst), kita bisa langsung klik kanan driver tersebut melalui windows Explorer > Properties dan dari tab Tools, bagian Error-checking klik Check Now..
        Selain melalui Windows Explorer kita juga bisa langsung melalui command prompt (DOS) memalui perintah ChkDsk /R X: (X silahkan diganti dengan drive yang ingin di perbaiki/cek jika ada bad sector-nya).
      • Full format drive tersebut (ingat, ketika full format, maka data di dalamnya akan hilang dan kemungkinan tidak bisa di recovery lagi), baik melalui windows atau dengan software semisal Easeus Partition Master. Dengan software seperti easeus proses lebih cepat
      • Ketika dengan Scandisk atau Full format juga belum bisa menghilangkan bad sector, kita bisa menggunakan Low Level Format (efeknya data sudah tidak akan bisa di recovery lagi). Low level format dengan software ini hanya bisa untuk satu hardisk, tidak per drive, sehingga seluruh isi hardisk akan di “putihkan” alias benar-benar dikosongi lagi.
      • Menggunakan software-software “advanced” berbasis DOS, seperti misalnya Active Kill Disk, HDAT2, DiskWipe, MHDD dan sebagainya. Bagi yang belum familiar dengan masalah hardisk, mungkin perlu pemandu yang lebih paham menggunakan software semacam itu.
      • Menggunakan software-software bawaan pembuat hardisk tersebut. Bisa di cek langsung di website pembuat hardisk seperti seagate, Western Digital, Maxtor, Hitachi, Samsung dan lainnya.

      Dengan cara diatas, 2 PC yang saya service alhamdulillah data-data penting berhasil di recovery. Untuk hardisk komputer desktop, dengan full format biasa bad sector bisa hilang, sedangkan untul hardisk notebook, karena bad sector sepertinya cukup parah dan sangat banyak, akhirnya belum bisa di perbaiki lagi, sehingga harus ganti dengan hardisk baru.

      Ketika beberapa cara diatas hardisk masih tetap rusak atau terdapat bad sector, kemungkinan kerusakan hardisk sudah parah (bisa jadi kerusakan permukaan/fisik), dan sepertinya memang harus mengganti dengan hardisk yang baru. Semoga beberapa tips diatas bisa membantu yang sedang mengalami masalah bad sector atau sebagai tambahan informasi bagi kita, jika ada masukan, pertanyaan seputar masalah ini silahkan disampaikan melalui komentar atau langsung email. (sumber: http://www.ebsoft.web.id)

Mengembalikan File yang Tersembunyi Akibat Virus

26 Jun

Seringkali kita dipusingkan virus gara-gara data-data yang ada di dalam hard disk komputer tersembunyi secara kasat mata atau istilah kerennya super hidden. Pada waktu kamu membuka suatu folder yang sudah terinfeksi virus nampaknya tidak terlihat satu pun file yag ada dalam folder tersebut alias kosong. Namun apabila kamu lihat properties-nya (klik kanan pada folder) ternyata folder tersebut berisi file yang cukup besar. Ketika kamu mencoba mengubah properties-nya pada bagian attribut dengan menghilangkan tanda centang pada opsi hidden ternyata file yang ada pada folder tersebut tidak muncul. Begitu pula ketika kamu mengubah attribut pada folder option dengan mencentang tanda pada bagian show hidden files dan folders. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini terjadi karena virus tersebut sudah mengubah registry pada system folder tersebut sehingga semua file yang ada dalam folder tersebut tersembunyi. Virus yang paling ganas menyerang pada waktu itu adalah virus lokal buatan orang asli Indonesia yang bernama Brontok. Virus ini kemudian terus berkembang menjadi varian baru yang sempat menghebohkan para pakar antivirus di dunia.

 

Menampilkan Data atau File yang Tersembunyi

 

Untuk mengembalikan data-data yang tersembunyi secara super hidden dapat dilakuan secara mudah dengan tips berikut :

1. Bukan command prompt, klik start pilih run, ketik cmd kemudian tekan enter

2. Muncul jendela baru dengan layar belakang hitam (default), muncul C:\Documents and Settings\nama komputer>

3. Arahkan drive atau folder yang akan dimunculkan semua file-nya, misal drive D. Ketik d: tekan enter

4. Ketik attrib -s -h *.* /s /d tekan enter

5. Tunggulah beberapa saat. Jika drive atau folder yang berisi file sangat banyak tentunya akan membutuhkan waktu lama.

 

6. Bukalah drive atau folder yang tadinya tersembunyi dengan me-refresh system komputer kamu dan bukalah windows explorer. Check apakah drive atau folder sudah muncul kembali.

7. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Manajemen Proses Pada Processor Dual Core, Core 2 Duo, Core i5, Core i7

4 Jun

MANAJEMEN PROSES, PADA PROSESOR DUAL CORE, CORE 2 DUO DAN CORE i7

 

A.        PROSESOR INTEL DUAL CORE

Kecepatan selalu jadi acuan dari sebuah prosesor pada sebuah motherboard. Namun, kepuasan pengguna dan tuntutan kerja yang semakin beragam, kerja prosesor kini dituntut lebih, yaitu melakukan apa yang dinamakan multi- threading. Dalam artian, selain mempunyai kecepatan yang memadai seperti yang telah terwujud pada single prosessor, prosesor tersebut juga dituntut bekerja dengan berbagai pekerjaan tapi dikerjakan dalam satu waktu secara bersamaan. Misalnya saat kita melakukan sebuah pekerjaan seperti melakukan aktivitas pengetikan atau sambil menyusun materi untuk presentasi, sementara itu pada aplikasi lainnya kita juga tengah melakukan ripping audio CD ke format lain ataupun nge-burn data pada CDRW, bahkan men-download dari situs internet. Biasanya pada sistem yang menggunakan prosesor single core, kita akan merasakan sejumlah task komputasi yang dilakukan berbarengan oleh sistem, maka akan berlangsung sangat lambat, bahkan bisa menyebabkan sistem mengalami hang.

Melihat kebutuhan pengguna komputer pada kerja multi-threading seperti yang digambarkan di atas, kini dua vendor terkemuka yaitu Intel dan AMD sudah mengatisipasinya dengan meluncurkan prosesor dengan kerja ganda yaitu processor dual core atau bahkan untuk yang akan datang bisa multi core. Pada sistem yang menggunakan prosesor dual core ini, task komputasi yang dilakukan sistem akan tetap berlangsung normal.

Pada prosesor dual core ini akan terjadi pengabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar chip.

Namun, di balik kelebihannnya tersebut, dual core bukan tanpa kekurangan. Di antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampu mengoptimalkan kinerjanya. Setidaknya kemampuan OS untuk mengoptimalkan SMP (symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yang sudah mendukung pengoptimalan prosesor ini.

Secara teknis pun dapat dikatakan, dual core sebenarnya tidak akan membuat detak komputer (clock speed) jadi lebih cepat daripada prosesor single core yang mempunyai clock speed tinggi. Dual core hanya akan meningkatkan operasional pengguna PC saja.

Hal ini disebabkan karena drag yang terjadi akibat resource yang dibagi untuk dua core pada prosesor tersebut. Selain itu, masih ada masalah lisensi untuk beberapa software dan sistem operasi. Terutama untuk kebutuhan perusahaan.

Pada prosesor dual core ini akan terjadi pengabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar chip.

 

B.        PROSESOR INTEL CORE 2 DUO

Core 2 adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

 Fitur dan manfaat :

1.      Mendapatkan yang terbaik performa keseluruhan dengan Intel ® Core ™ 2 Duo processor akan mendapatkan kinerja gudang teknologi kaya, termasuk sampai dengan 6MB shared L2 cache dan sampai dengan 1333 MHz Front Side Bus.

  1. Nikmati 3X lebih cepat kinerja multitasking dengan multi-core mengkombinasikan dua core prosesor independen dalam satu paket fisik. ¹ Prosesor berjalan pada frekuensi yang sama dan berbagi sampai dengan 6MB L2 cache dan hingga 1333 MHZ Front Side Bus untuk benar-benar paralel komputasi dengan lebih.
  2. Meningkatkan waktu eksekusi dan efisiensi energi dengan lebih banyak instruksi per clock cycle diaktifkan oleh Intel ® Wide Dynamic Execution.
  3. Lebih cerdas, lebih kinerja energi yang efisien diaktifkan oleh Intel ® Intelligent Power Capability.
  4. Meningkatkan kinerja sistem diaktifkan oleh Intel ® Smart Memory Access, mengoptimalkan penggunaan bandwidth data yang tersedia.
  5. Mendapatkan kinerja yang lebih tinggi, lebih efisien subsistem cache diaktifkan oleh Intel ® Advanced Smart Cache, dioptimalkan untuk multi-core dan dual-core.
  6. Mempercepat berbagai aplikasi,, termasuk video, suara dan gambar, photo processing, enkripsi, finansial, teknik dan aplikasi ilmiah, diaktifkan oleh Intel ® Advanced Digital Media Boost.

C.        PROSESOR INTEL CORE i7

Intel Core i7 adalah sebuah keluarga dari beberapa Intel desktop dan laptop 64-bit x86-64 prosesor, prosesor pertama dirilis menggunakan Intel Nehalem microarchitecture dan penerus dari Intel Core 2 keluarga.

Intel Core i7 sudah tidak lagi menggunakan LGA775 dan digantikan dengan LGA1366. Soket ini ini mulai dihadirkan pada motherboard dengan chipset Intel X58 Express yang mulai banyak beredar. Dari fisiknya, soket ini memang berukuran lebih besar dibanding LGA775, oleh karena itu heatsink fan pendukungnya pun harus sesuai, tidak bisa menggunakan heatsink fan LGA775.

Intel Core i7 merupakan salah satu dari sejumlah prosesor buatan Intel yang memiliki arsitektur yang baru dibandingkan generasi sebelumnya. Prosesor ini diciptakan masih menggunakan transistor bermaterial hafnium dioxide (high-k) serta bermetal gate, dengan pabrikasi 45nm. Dengan kata lain sama dengan yang digunakan Penryn, generasi sebelumnya.

Nehalem sendiri memiliki banyak fitur yang baru dan berbeda jika dibandingkan keluarga prosesor berbasis Core Microarchitecture sebelumnya (Core 2 Duo, Core 2 Quad). Memory controller terletak pada chipset yang terpisah, tepatnya pada northbridge di motherboard, maka Intel Core i7 menempatkan memory controller-nya pada dirinya sendiri. Dengan memory controller yang terintegrasi pada prosesor, keterbatasan Front Side Bus(FSB) – selama ini merupakan jalur penghubung prosesor dengan chipset –, bisa ditiadakan. Prosesor dan memori utama berhubungan langsung.

Prosesor ini juga hadir dengan L3 cache sebesar 8MB. L3 cache ini dibagi-pakai (shared) oleh keempat core. Bila yang digunakan hanya 1 core (misalnya menjalankan aplikasi yang single-threaded), core tersebut bisa mengakses sepenuhnya 8MB cache tersebut. Pada Core 2 Quad, berhubung terdiri dari 2 die, hal seperti ini sulit dilakukan. Hyper-Threading yang sudah ada sejak arsitektur NetBurst, digunakan kembali dengan peningkatan yang cukup signifikan.

Fitur baru yang dihadirkan Nehalem:

  1. Prosesor Nehalem menghadirkan kembali fitur Hyper-Threading yang pernah digunakan pada prosesor Pentium 4. Dengan penggabungan teknologi tersebut maka dukungan 8 thread dimungkinkan walau hanya memiliki 4 (quad) core. Simultaneous Multi-threading (Intel Hyper-Threading) Technology adalah teknologi yang memungkinkan setiap core pada prosesor untuk dapat memproses 2 thread instruction secara sekaligus. Hal ini dapat meningkatkan kinerja aplikasi yang multi-threaded dan multi-tasking
  2. QuickPath Interconnect (QPI) yang menggantikan fungsi FSB. QPI merupakan teknologi interkoneksi antara prosesor dengan chipset. Teknologi ini memberikan kecepatan koneksi yang jauh lebih besar dibandingkan teknologi FSB. QPI ini secara teori memiliki bandwidth 25,6GB/s untuk Extreme Edition i7-965 (6,4GT/s) serta 19,2GB/s untuk i7-940 dan i7-920 (4,8GT/s). Bandwidth tersebut adalah bandwidth total, prosesor ke chipset dan chipset ke prosesor (transfer dari prosesor ke chipset dan dari chipset ke prosesor bisa dilakukan secara sekaligus).
  3. Cache memori 3 level: 64KB L1 cache (per core), 256KB L2 cache (per core), dan 8MB L3 Intel Smart Cache. 8MB L3 cache yang digunakan adalah inclusive dan dibagipakai (shared). Dalam kondisi tertentu, sebuah core bisa menggunakan keseluruhan 8MB L3 cache ini. Sifatnya yang inclusive diklaim Intel mampu menekan latency dan meningkatkan kinerja.
  4. Integrated memory controller yang mendukung memori utama hingga 3 kanal (2 DIMM per kanal) DDR3-1066 (resmi). Integrated memory controller ini merupakan pengendali memori utama yang menjadi satu dengan prosesor. Tidak lagi menyebabkan adanya latency melalui FSB yang membuat pemrosesan menjadi lambat.
  5. Intel Turbo Boost Technology, yaitu teknologi yang secara otomatis memungkinkan setiap core pada prosesor untuk berjalan pada clock yang lebih tinggi dari spesifikasi. Tentunya ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah panas yang dihasilkan. Bila panas ini masih kurang dari batasan panas yang diperbolehkan, peningkatan core clock dimungkinkan. Bila kita menjalankan aplikasi yang single-threaded yang hanya menggunakan 1 core, core lain bisa diistirahatkan dahulu. Hal ini berakibat panas yang dihasilkan turun. Berhubung turun, core yang aktif bisa ditingkatkan clock-nya tanpa melebihi batasan panas yang diberikan. Hal yang sama juga berlaku untuk penggunaan 2 core, bahkan hingga 4 core, selama tidak melebihi batasan panas yang diberikan.
  6. Dukungan Intel Streaming SIMD Extensions (SSE) 4.2 yang merupakan penambahan 7 instruksi baru dari SSE sebelumnya. Kinerja prosesor pada tatanan multimedia menjadi lebih baik.
  7. Peningkatan Instructions Per Cycle (IPC). Nehalem dengan sejumlah peningkatan yang dimilikinya (paralelisma yang lebih baik, algoritma yang lebih efisien) menawarkan peningkatan IPC. Dengan kinerja per clock cycle yang lebih baik, untuk clock yang sama, kinerja yang bisa dihasilkan lebih tinggi.

Sebuah prosesor multi-core adalah komponen komputasi tunggal dengan dua atau lebih prosesor independen aktual (disebut “core”), yang merupakan unit yang membaca dan mengeksekusi instruksi program [1]. Data dalam instruksi memberitahu prosesor apa yang harus dilakukan. Instruksi adalah hal yang sangat dasar seperti membaca data dari memori atau mengirim data ke layar pengguna, tetapi mereka diproses begitu cepat bahwa persepsi manusia mengalami hasil sebagai kelancaran program. Produsen biasanya mengintegrasikan core ke mati sirkuit tunggal terintegrasi (dikenal sebagai multiprosesor chip atau CMP), atau ke beberapa meninggal dalam sebuah paket chip tunggal.

Prosesor yang awalnya dikembangkan dengan hanya satu inti. Sebuah prosesor banyak-inti prosesor multi-core di mana jumlah core cukup besar yang tradisional teknik multi-prosesor tidak lagi efisien [rujukan?] – Sebagian besar karena masalah dengan kemacetan di memasok instruksi dan data ke banyak prosesor . Ambang banyak-inti kira-kira pada kisaran puluhan core; di atas ambang batas jaringan ini pada teknologi chip menguntungkan.

Sebuah prosesor dual-core memiliki dua core (misalnya AMD Phenom II X2, Intel Core Duo), prosesor quad-core berisi empat core (misalnya AMD Phenom X4 II, Intel 2010 inti baris yang mencakup tiga tingkat quad-core, lihat i3, i5, dan i7 pada Intel Core), dan prosesor heksa-inti berisi enam core (misalnya AMD Phenom II X6, Intel Core i7 Extreme Edition 980X).

Sebuah prosesor multi-core multiprocessing mengimplementasikan dalam satu paket fisik tunggal. Desainer mungkin beberapa core dalam perangkat multi-core erat atau longgar. Sebagai contoh, core mungkin atau mungkin tidak berbagi cache, dan mereka dapat mengimplementasikan message passing atau shared memori antar-inti metode komunikasi.

Topologi jaringan yang umum untuk interkoneksi core termasuk bus, cincin, dua-dimensi mesh, dan mistar gawang. Homogen sistem multi-core hanya mencakup core identik, heterogen sistem multi-core memiliki core yang tidak identik. Sama seperti dengan sistem prosesor tunggal, core dalam sistem multi-core dapat mengimplementasikan arsitektur seperti superscalar, VLIW, pengolahan vektor, SIMD, atau multithreading.

Multi-core prosesor yang banyak digunakan di domain aplikasi, termasuk untuk keperluan umum, tertanam, jaringan, pemrosesan sinyal digital (DSP), dan grafis.
Peningkatan kinerja yang diperoleh dengan menggunakan prosesor multi-core sangat tergantung pada algoritma perangkat lunak yang digunakan dan pelaksanaannya. Secara khusus, keuntungan yang mungkin dibatasi oleh sebagian kecil dari perangkat lunak yang dapat diparalelkan untuk berjalan di beberapa core secara bersamaan, efek ini dijelaskan oleh hukum Amdahl. Dalam kasus terbaik, yang disebut masalah memalukan paralel mungkin menyadari faktor percepatan dekat jumlah core, atau bahkan lebih jika masalahnya adalah berpisah cukup untuk muat dalam cache yang masing-masing inti (s), menghindari penggunaan memori sistem yang jauh lebih lambat utama. Kebanyakan aplikasi, bagaimanapun, tidak begitu banyak dipercepat kecuali programmer menginvestasikan sejumlah penghalang upaya dalam re-anjak seluruh masalah [2]. Para paralelisasi dari perangkat lunak adalah topik besar penelitian sedang berlangsung.

Sekilas Tentang Processor

Secara garis besar, ada 2 vendor besar untuk processor, Intel dan AMD. Sekarang orang cenderung berpaling ke processor AMD karena pertimbangan price-performance ratio.
Sekarang kita dalam masa transisi dari platform 32-bit ke 64-bit, makanya banyak processor 64-bit bermunculan. Tapi dari segi aplikasi yang mendukung 64-bit masih jarang, sehingga processor berbasis 32-bit masih laris manis.

PC
Processor intel yang beredar di pasaran ada 2 macam, yang pake socket 478 (pentium 4 dan celeron lama) dan socket LGA perbedaan utama di fisik processor, dan motherboard untuk socket 478 beda jauh dengan yg socket LGA Intel sendiri mulai menghentikan produksi processor socket 478, yang ada di pasaran saat ini p4 socket 478 dari 2.26GHz sampai 3.2 GHz, kalo LGA dari 2.66 sampai 3.2 GHz. harga antara 478 dng LGA gak jauh beda, malahan kadang lebih murah LGA processor AMD lebih sedikit pilihan, buat yang 32-bit di pasaran tinggal jenis sempron, pilihan clock dari 2200 sampai 3100. untuk 64-bit ada athlon 64 dengan 2 jenis, socket 754 dan 939. socket 754 bisa dibilang produk gagal, makanya kalo cari athlon 64 mending yg socket 939. buat program sekarang, gak ada perbedaan signifikan antara kinerja sempron sama athlon 64, karena aplikasi cuma 32 bit. tapi begitu dikasi aplikasi 64-bit, athlon-64 langsung wush wush wush…. gak terkejar

Notebook
processor notebook masih dikuasai 2 vendor besar, Intel dan AMD. Intel buat saat ini paling populer dengan logo Centrino nya Apa itu centrino. centrino tuh bukan prosesor, tapi paket atau syarat di dalam 1 notebook. syarat2nya adalah:

– processor pentium-m

– chipset intel

– wi-fi intel

kalo ke3 syarat itu dipenuhi, baru sebuah notebook berhak nempel stiker “Centrino”

ok, sekarang kita ngomong soal prosesor pentium-m. pentium-m sendiri ada 3 macam:

– banias : cache 1mb, fsb 400mhz

– dothan : cache 2mb, fsb 400mhz

– sonoma : cache 2mb, fsb 533mhz

 

Intel Pentium M adalah sebuah mikroprosesor Intel x86 yang didesain oleh Intel untuk digunakan secara eksklusif untuk komputer portabel, semacam Notebook atau PC Tablet. Pentium M pertama kali dirilis pada bulan Maret 2003, bersamaan dengan chipset Intel 855, dan kartu adapter jaringan Intel PRO/Wireless 2100 Mini PCI, yang kemudian lazim dikenal dengan sebutan Intel Centrino jika ketiga komponen tersebut disatukan dalam satu sistem.

Inti dari Pentium M merupakan desain dari para pengembang mikroarsitektur prosesor Pentium III yang efisien dan Pentium 4 yang gegas. Tentu saja, Pentium M juga menawarkan sesuatu yang lebih dari pada kedua pendahulunya itu, seperti hal-hal berikut ini:

  • Penggabungan micro-operation (oleh Intel disebut dengan Micro-operation fusion). Hal ini akan mengakibatkan throughput yang lebih tinggi dengan menggunakan daya yang rendah.

Hasil desain tersebut, menjadikan Pentium M menawarkan performa yang sebanding, atau bahkan lebih cepat dibandingkan dengan prosesor Pentium 4, dengan tetap menekan penggunaan daya dan juga menekan terjadinya panas berlebih.

Nama prosesor

Intel Pentium M

Nama Kode Prosesor

Banias dan Dothan

Diperkenalkan

Maret 2003 (Banias); Mei 2004 (Dothan)

Jumlah transistor

77 juta transistor (Banias); 140 juta transistor (Dothan)

Proses manufaktur

130 nanometer (Banias); 90 nanometer (Dothan)

Ukuran inti prosesor

84 milimeter persegi (Banias); 84 milimeter persegi (Dothan)

Cache Level-1

32 KB

Cache Level-2

1024 KB (Banias); 2048 KB (Dothan)

Front Side Bus

400 MHz (Banias); 400 MHz/533 MHz (Dothan) (Seperti halnya Pentium 4, FSB bersifat Quad-Pumped)

Set Instruksi

Intel x86 (semua seri), MMX (semua seri), SSE (semua seri), SSE2 (semua seri), SSE3 (hanya Dothan)

Tambahan instruksi

Intel Enhanced SpeedStep Technology untuk manajemen daya. Dengan teknologi ini, beberapa bagian dari prosesor dan cache yang tidak digunakan dapat dimatikan, sehingga menghemat daya.

Kisaran kecepatan

1300 MHz hingga 1700 MHz (Banias); 1500 MHz hingga 2260 MHz

 

x86 atau 80×86 adalah nama umum dari arsitektur mikroprosesor yang pertama kali dikembangkan dan diproduksi oleh Intel. Arsitektur x86 saat ini mendominasi komputer desktop, komputer portabel, dan pasar server sederhana.

Arsitektur ini dikenal dengan nama x86 karena prosesor-prosesor awal dari keluarga arsitektur ini memiliki nomor model yang diakhiri dengan urutan angka “86”: prosesor 8086, 80186, 80286, 386, dan 486. Karena nomor tidak bisa dijadikan merek dagang, Intel akhirnya menggunakan kata Pentium untuk merek dagang processor generasi kelima mereka.

Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).

Kebanyakan pengguna komputer saat ini masih menggunakan Sistem Operasi Windows XP atau Vista. Kesemua Versi yang digunakan juga masih menggunakan jenis processor x86 (32- bit). Mengapa banyak user yang menggunakan Jenis processor x86 dibandingkan x64 ? Mungkin yang menjadi dasar bagi pengguna tersebut adalah bahwa developer software saat ini lebih dominan membuat aplikasi berdasarkan Windows x86 dibandingkan x64. Jadi ketersediaan software untuk versi x86 lebih banyak ketimbang x64. Ada kemungkinan software yang didesign untuk x86 dapat berjalan pada Processor x64, tetapi tidak semua. Sedangkan Software yang khusus dibuat untuk x64 tidak bisa digunakan pada x86.

Perbedaan mendasar processor x86 (32-bit) dan x64 (64-bit) adalah mengacu pada teknologi pemrosesan (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor x64 akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory lebih cepat dibanding processor x86.

alam teknologi informasi, Cache adalah mekanisme penyimpanan data sekunder berkecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data/instruksi yang sering diakses. Memory cache dimaksudkan untuk memberi kecepatan memory yang mendekati memory yang paling cepat yang bisa diperoleh, dan pada waktu yang sama menyediakan kapasitas memory yang besar dengan harga yang lebih murah dari jenis-jenis memory semikonduktor.

sumber:

http://blog.uin-malang.ac.id/harrissyafaat

http://aindra.blogspot.com

 

File System pada Windows

4 Jun

File System pada Windows

A.    FAT (File Allocation Table)

FAT File System merupakan sebuah File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, di antaranya:

  1. FAT12

FAT12 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 12-bit. File System ini hanya dapat menampung maksimum hanya 212 unit alokasi saja atau sebanyak 4096 buah. FAT12 pertama kali digunakan pada Sistem Operasi MS-DOS. Karena kapasitasnya sedikit yakni hanya 32 MB, maka FAT12 hanya digunakan sebagai file system pada media penyimpanan floppy disk.

  1. FAT16

FAT16 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit. File System ini dapat menampung maksimum 216 unit alokasi atau sebanyak 65536. Kapasitas File System ini sebanyak 4 GB, jauh melebihi versi sebelumnya yang hanya 32 MB. Ukuran unit alokasi yang digunakan FAT16 tergantung kapasitas partisi harddisk yang akan diformat. Jika kapasitasnya kurang dari 16 MB, maka yang akan digunakan adalah FAT12. Jika melebihi 16 MB maka yang digunakan adalah FAT16.FAT16 pertama kali digunakan pada Sistem Operasi MS-DOS pada tahun 1981. Keuntungan menggunakan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux bahkan Unix. Namun, ada juga kekurangan dari FAT versi ini yakni mempunyai kapasitas tetap dalam jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, semakin besar pula ukuran cluster. Selain itu, FAT16 tidak mendukung kompresi, enkripsi, dan control akses dalam partisi.

  1. FAT32

FAT32 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 32-bit. File System ini dapat menampung maksimum 232 unit alokasi atau sebanyak 4294967296. Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 hanya 228 atau 268435456 buah. FAT32 pertama kali dikenalkan pada Sistem Operasi Windows 95 OSR2. Pada Sistem Operasi Windows NT 5.x ke atas, hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 GB. Jika partisinya melebihi 32 GB, maka yang akan digunakan adalah File System NTFS. Keunggulan FAT32 adalah kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Namun, kelemahan menggunakan File System ini adalah terbatasnya Sistem Operasi yang bisa mengenal FAT32.

  1. exFAT

exFAT singkatan dari Extended File Allocation Table atau sering disebut sebagai FAT64. exFAT merupakan sistem berkas proprietary yang cocok untuk digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash. File System ini pertama kali dibuat oleh Microsoft untuk perangkat-perangkat benam di dalam Windows Embedded CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1.

Beberapa keunggulan exFAT antara lain:

F  Skalabilitas untuk HDD berukuran besar.

F  Ukuran besar teoritis maksimal 264 (16 EiB).

F  Ukuran cluster yang didukung hingga 2255 sektor, dengan batasan implementasi hingga 32 MB.

F  Performa untuk alokasi ruangan kosong dan penghapusan ditingkatkan karena File System ini memperkenalkan implementasi baru, yaitu Free Space Bitmap.

F  Mendukung lebih dari 216 (65536) berkas di dalam sebuah direktori tunggal.

F  Mendukung fitur Access Control List (ACL), seperti halnya NTFS.

F  Mendukung Transaction-Safe FAT File System (sebuah fungsi optional untuk Windows CE yang diaktifkan)

F  Memiliki ruangan tersendiri yang bisa digunakan oleh OEM untuk melakukan kustomisasi terhadap sistem berkas untuk karakteristik perangkat tertentu.

F  Timestamp dapat ditampilkan dalam UTC, tidak hanya dalam local time saja.

Beberapa kelemahan yang dimiliki exFAT antara lain:

!    Perangkat yang menggunakan file system exFAT tidak bisa menggunakan kemampuan ReadyBoost milik Windows Vista.

!    Status lisensi yang belum jelas.

!    Tidak bisa diakses oleh sistem-sistem operasi Windows terdahulu, sebelum Windows Vista SP1 atau Windows CE 6.0.

!    Belum tersedia implementasi dalam proyek open source.

 

B.     NTFS (New Technology File System)

NTFS merupakan File System yang memiliki sebuah desain sederhana namun memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan FAT File System. NTFS pertama kali dikenalkan Microsoft pada Sistem Operasi Windows NT dan mendukung Sistem Operasi yang terbaru yaitu Windows 7. Sejak pertama kali dibuat hingga sekarang, NTFS telah mengalami perkembangan. Beberapa versi NTFS antara lain:

  1. NTFS versi 1.0

NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan FAT File System.

  1. NTFS versi 1.1

NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).

  1. NTFS versi 1.2

NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.

  1. NTFS versi 2.0

NTFS ini tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft. Microsoft menggagalkan proyek NTFS 2.0 dan langsung menginjak NTFS 3.0

  1. NTFS versi 3.0

NTFS ini datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, NTFS 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur GUID Partition Table dan Logical Disk Management.

  1. NTFS versi 3.1

NTFS ini datang bersama dengan Windows XP SP1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.

Keunggulan yang ditawarkan NTFS antara lain:

Ê  NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna

Ê  Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.

Ê  Mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, namun dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk.

Ê  Mendukung hard link serta symbolic link seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana.

Ê  Mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter.

Ê  Memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas.

Namun, dibalik keunggulan di atas, pada umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Sistem Operasi lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila Anda melakukan StartUp Boot menggunakan Floppy. Untuk itu sangat disarankan kepada Anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan File System FAT di awal partisi. Partisi ini dapat Anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.

Perbedaan File System FAT dengan NTFS

Karakteristik

NTFS

FAT32

FAT16

Jumlah berkas dalam satu volume

232 – 1 berkas 228 berkas 228 berkas

Berkas atau subdirektori

Tidak terbatas 216 – 2 berkas atau direktori 216 – 2 berkas atau direktori

Kompatibilitas dengan sistem operasi DOS

Tidak Tidak Ya

Dapat dual-booting dengan Windows 95/98

Tidak Ya (Windows 95 OSR 2.0 ke atas) Ya (Semua versi)

Kompresi data transparan

Ya Tidak Tidak

Enkripsi transparan

Ya (versi 3.0 ke atas) Tidak Tidak

Penetapan kuota ruangan untuk tiap pengguna

Ya Tidak Tidak

Ukuran berkas maksimum

264 – 1 byte 232 – 1 byte 232 – 1 byte

Ukuran cluster minimum

512 bytes (1 sektor) 512 bytes (1 sektor) 512 bytes (1 sektor)

Ukuran cluster maksimum

64 KB (32 sektor) 64 KB (32 sektor) 64 KB (32 sektor)

Ukuran partisi maksimum

232
cluster
4,177,198 cluster 2 Gigabyte (bisa sampai 4 Gigabyte pada Windows NT)

Jumlah berkas tiap partisi

232 – 1 berkas 228 berkas 216 berkas

Jumlah direktori tiap partisi

Tidak terbatas 216 – 2 direktori 216 – 2 direktori

====================================================================================

File System pada Linux

A.      Ext 2 (2nd Extended)

Ext 2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada. File system ini pertama kali dikenalkan pada tahun 1993. Ext 2 adalah file system yang paling ampuh di linux dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada Ext 2 file system, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi di antara Ext 2 file system, besar blok tersebut ditentukan pada saat file system dibuat dengan mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ext 2 File System menyimpan data secara hirarki standar yang banyak digunakan oleh sistem operasi. Data tersimpan di dalam file, file tersimpan di dalam direktori. Sebuah direktori bisa mencakup file dan direktori lagi di dalamnya yang disebut sub direktori.

Kehandalan Ext2FS:

  • Administrator sistem dapat memilih ukuran blok yang optimal (dari 1024 sampai 4096 bytes), tergantung dari panjang file rata-rata, saat membuat file sistem.
  • Administrator dapat memilih banyak inode dalam setiap partisi saat membuat file sistem.
  • Strategi update yang aman dapat meminimalisasi dari system crash.
  • Mendukung pengecekan kekonsistensian otomatis saat booting.
  • Mendukung file immutable (file yang tidak dapat dimodifikasi) dan append-only (file yang isinya hanya dapat ditambahkan pada akhir file tersebut).

Kelemahan Ext2FS:

  • Ketika shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk recover.
  • Untuk melakukan clean up file system, biasanya Ext 2 secara otomatis akan menjalankan utility e2fsck pada saat booting selanjutnya.

 

B.       Ext 3 (3rd Extended)

Ext 3 merupakan peningkatan dari Ext 2 File System. Beberapa peningkatan yang ada antara lain:

  1. Journaling

Dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shut down yang mendadak tidak akan selama pada Ext 2.

  1. Integritas Data

Ext 3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext 3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.

  1. Kecepatan

Daripada menulis data lebih dari sekali, Ext 3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada Ext 2 karena Ext 3 memaksimalkan pergerakan head harddisk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.

 

  1. Mudah Dilakukan Migrasi

Kita dapat melakukan migrasi atau konversi dari Ext 2 ke Ext 3 tanpa harus melakukan format ulang pada harddisk.

Di samping keunggulan di atas, Ext 3 juga memiliki kekurangan. Dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat operasi I/O.

 

C.      Ext 4 (4th Extended)

Ext 4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Jadi, apabila distro yang secara default memiliki kernel tersebut atau di atasnya secara otomatis system sudah support Ext 4. Apabila masih menggunakan Ext 3, dapat dilakukan konversi ke ext 4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.

Keuntungan menggunakan Ext 4 ini adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan mempunyai 1 EiB = 1.048.576 TB ukuran maksimum file system dengan ukuran 16 TB untuk maksimum file sizenya, fast fsck, journal checksumming, defragmentation support.

  1. D.      Reiser file sistem

Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat. Ciri-cirinya mirip EXT3 file sistem. Reiser file sistem dibuat berdasarkan balance tree yang cepat. Balance tree unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit tentunya. Reiser file sistem lebih efisien dalam pemenfaatan ruang disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file sistem tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode. Resier file sistem dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen.

  1. E.       X file sistem

X file sistem juga merupakan jurnaling file sistem. X file sistem dibuat oleh SGI dan digunakan di sistem operasi SGI IRIX. X file sistem juga tersedia untuk linux dibawah lisensi GPL. X file sistem mengunakan B-tree untuk menangani file yang sangat banyak. X file sistem digunakan pada server-server besar.

  1. F.       Proc file sistem

Proc file sistem menunjukkan bagaimana hebatnya virtual file sistem yang ada pada linux. Proc file sistem sebenarnya tidak ada secara fisik, baik subdirektorinya, maupun file-file yang ada di dalamnya. Proc file sistem diregister oleh linux virtual file sistem, jika virtual file sistem memanggilnya dan meminta inode-inode dan file-file, proc file sistem membuat file tersebut dengan informasi yang ada di dalam kernel. Contohnya, /proc/devices milik kernel dibuat dari data struktur kernel yang menjelaskan device tersebut.

 

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_berkas

http://herios.student.umm.ac.id/2010/01/29/informatika

http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1679555-file

http://id.wikipedia.org/wiki/FAT

http://id.wikipedia.org/wiki/NTFS

http://enikusuma.wordpress.com/2010/09/23/file-system-pada-linux

http://firstiawan.student.fkip.uns.ac.id/2010/08/28/file-format-sistem-windows

 ====================================================================================

Jenis-jenis file sistem di linux

EXT2 file sistem

  1. KeteranganEXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file. EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.
  2. Inode dalam EXT2Inode adalah kerangka dasar yang membangun EXT2. Inode dari setiap kumpulan blok disimpan dalam tabel inode bersama dengan peta bit yang menyebabkan sistem dapat mengetahui inode mana yang telah teralokasi dana inode mana yang belum. MODE: mengandung 2 informasi, inode apa dan ijin akses yang dimiliki user. OWNER INFO: user atau grop yang memiliki file atau direktori SIZE: besar file dalam bytes TIMESTAMPS: kapan waktu pembuatan inode dan waktu terakhir dimodifikasi. DATABLOKS: pointer ke blok yang mengandung data. EXT2 inode juga dapat menunjuk pada device khusus, yang mana device khusus ini bukan merupakan file, tatapi dapat menangani program sehingga program dapat mengakses ke device. Semua file device di dalam drektori /dev dapat membantu program mengakses device.
  3. Superblok dalam EXT2Superblok mengandung informasi tentang ukuran dasar dan bentuk file sistem. Informasi di dalamnya memungkinkan file sistem manager untuk menggunakan dan merawat file sistem. Biasanya, hanya superblok di blok group 0 saat file sistem di-mount tetapi setiap blok grup mengandung duplikatnya untuk menjaga jika file sistem menjadi rusak. Informasi yang dikandung adalah:
    1. Magic Numbermeyakinkan software bahwa ini adalah superblok dari EXT2 file sistem.
    2. Revision Levelmenunjukkan revisi mayor dan minor dari file sistem.
    3. Mount Count dan Maksimum Mount Countmenunjukkan pada sistem jika harus dilakukan pengecekan dan maksimum mount yang diijikan sebelum e2fsck dijalankan.
    4. Blocks per Sizebesar blok dalam file sistem, contohnya 1024 bytes.
    5. Blocks per Groupbenyaknya blok per group.
    6. Block Group Numbernomor blok group yang mengadung copy dari superblok.
    7. Free Blocksbanyaknya blok yang kosong dalam file sistem.
    8. Free Inodebanyak inode kosong dalam file sistem.
    9. First Inodenomor inode dalam inode pertama dalam file sistem, inode pertama dalam EXT2 root file sistem adalah direktori “/”.

EXT3 file sistem

EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:

  1. Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
  2. Integritas dataEXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
  3. KecepatanDaripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
  4. Mudah dilakukan migrasiKita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.

Reiser file sistem

Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat. Ciri-cirinya mirip EXT3 file sistem. Reiser file sistem dibuat berdasarkan balance tree yang cepat. Balance tree unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit tentunya. Reiser file sistem lebih efisien dalam pemenfaatan ruang disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file sistem tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode. Resier file sistem dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen.

X file sistem

X file sistem juga merupakan jurnaling file sistem. X file sistem dibuat oleh SGI dan digunakan di sistem operasi SGI IRIX. X file sistem juga tersedia untuk linux dibawah lisensi GPL. X file sistem mengunakan B-tree untuk menangani file yang sangat banyak. X file sistem digunakan pada server-server besar.

Proc file sistem

proc file sistem menunjukkan bagaimana hebatnya virtual file sistem yang ada pada linux. Proc file sistem sebenarnya tidak ada secara fisik, baik subdirektorinya, maupun file-file yang ada di dalamnya. Proc file sistem diregister oleh linux virtual file sistem, jika virtual file sistem memanggilnya dan meminta inode-inode dan file-file, proc file sistem membuat file tersebut dengan informasi yang ada di dalam kernel. Contohnya, /proc/devices milik kernel dibuat dari data struktur kernel yang menjelaskan device tersebut.

Pembagian file sistem secara ortogonal

Shareable dan Unshareable

 

1.      ShareableIsinya dapat dishare (digunakan bersama) dengan sistem lain, gunanya untuk menghemat tempat.

  1. UnshareableIsinya tidak dapat dishare(digunakan bersama) dengan sistem lain, biasanya untuk alasan keamanan.

Variabel dan Static

  1. VariabelIsinya sering berubah-ubah.
  2. StaticSekali dibuat, kecil kemungkinan isinya akan berubah. Bisa berubah jika ada campur tangan sistem admin.

 

VFAT(Virtual File Allocation Table) digunakan pada Win95, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 4 gigabyte. Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory: 512 file, sedangkan pada nondirektori tak terbatas, mendukung long file names dan belum memiliki file security, FAT32 digunakan pada Win98, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 4 Terabyte(1 Terabyte= 1024 Gigabyte). Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory dan nondirektori tak terbatas, untuk fasilitas long file names dan files security sama dengan VFAT, memiliki keunggulan perbaikan otomatis file.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENGHAPUS DATA SECARA PERMANENT DARI HARDDISK KITA

29 Mei

MENGHAPUS DATA SECARA PERMANENT DARI HARDDISK KITA.

 

jika suatu saat kita akan menjual atau mewariskan harddisk lama kita (bisa PC lengkap) kepada orang lain, kita harus hati-hati jika harddisk tersebut telah digunakan untuk menyimpan data-data penting kita, atau data yang seharusnya orang lain tak boleh melihatnya.

 

Kebanyakan kita-kita bila akan menjual atau memberikan komputer kita ke pihak lain, kita hanya menghapus (delete) data kita saja, ada yang memformatnya, atau hanya sebatas memartisi kemudian menginstal ulang.

 

Namun jika pv atau harddisk tersebut jatuh ke tangan orang yang salah bisa saja semua data yang telah kita delete/format tersebut bisa diambil lagi. Bahkan bisa masuk berita heboh kalo ada file-file yang seharusnya tak boleh di ketahui orang lain.

 

Untuk itu yang perlu diperhatikan jika kita akan membuang harddisk atau komputer kita Langkah yang harus diperhatikan adalah:

 

  1. Jangan hanya men-delete data dan mengkosongkan recycle bin
  2. Jangan hanya mem-format harddisk
  3. Dan jangan hanya memformat kemudian menginstal ulang operating sistemnya

 

Sebagai gambbarannya untuk memahami cara kerja penyimpanan data pada harddisk adalah sebagai berikut: Ketika data informasi di tulis pada harddisk, lokasi informasi di simpan pada sebuah file yang disusun dalam sebuah tabel layaknya buku. Pada komputer yang menggunakan OS DOS atau windows, file allocation Table (FAT) atau master file Table (MFT) manangani informasi ini. Ketika sebuah file di hapus FAT atau MFT diperbaharui untuk memberikan informasi bahwa kapasitas atau space tersedia lebih, namun kenyataanya data tersebut belum pergi dari tempatnya sampai data baru ditempatkan di lokasi tersebut. Hanya cukup menggunakan undelete tools kita bisa memanggila file yang telah dihapus tersebut. Atau kita bisa menggunakan Drive Saver untuk menggembalikan data yang telah rusak baik secara physically maupun electrically.

 

Berikut adalah cara-cara supaya kita bisa menghapus data dari harddisk secara permanet dan tak bisa di kembalikan lagi.

 

MENGGUNAKAN UTILIY WIPE

Salah satu cara adalah dengan menggunakan utility Wipe, dengan utility ini kita bisa menghapus secara permanet data-data kita. Berikut ini beberapa utility ini yang bisa kita dapatkan secara gratis.

 

Darik’s Boot and Nuke – Program bisa untuk booting dari floppy atau cd untuk menghapus drive

 

Eraser Oleh Heidi Computers Limited

Active@ KillDisk

Jika kamu ingin menjual atau memberikan komputer kamu silahkan hapus data anda dengan software-software diatas.

 

DEGAUSSING HARD DRIVE

Deagaussing adalah proses penghapusan dengan medan magnetik, ini khusus untuk media yang penyimpannnya menggunakan prinsip medan magnetis (piringan magnetis). cara ini lebih susah karena perlu peralatan khusus untuk degaussing, yang tak murah juga untuk peralatan ini.

 

HANCURKAN HARDDISK SECARA FISIK

cara ini adalah cara paling kejam, yaitu dengan cara menghancurkan harddisk tersebut, namun ini bisa dilakukan supaya benar-benar terjamin kerahasiaan data yang pernah ada, mungkin cocok buat lembaga-lembaga yang memang gak butuh untuk menjual aset yang telah lama, dan untuk keamannya paling memungkinkan memang harus di hancurkan.

Software gratis pengolah gambar

22 Mei

Jika kita sering mengolah gambar (images) dan memerlukan software grafis dengan fitur lengkap seperti Photoshop tetapi gratis, mungkin GIMP adalah jawabannya. Dan berita bagusnya, beberapa hari yang lalu gimp.org baru saja merilis versi baru dengan berbagai fitur baru yang menarik.

GIMP (GNU Image Manipulation Program) merupakan salah satu pengolah grafis gratis (open source) yang paling populer. Selain menjadi salah satu editor grafis utama di Linux, tersedia juga installer untuk sistem operasi lain seperti Windows, Mac OS X, Sun OpenSolaris dan FreeBSD. Sehingga pengguna Windows (XP SP3, Vista, 7, bisa memanfaatkan dan menggunakannya secara gratis.

Terakhir kali saya mencoba GIMP sudah cukup lama dan jarang dipakai, karena melihat penggunaannya agak rumit, terutama dengan tampilan masing-masing window (tool) yang terpisah, sehingga setiap saat harus menyesuaikan letak masing-masing tools tersebut. Apalagi yang sudah terbiasa menggunakan Photoshop, biasanya tidak nyaman dengan window yang terpisah tersebut.

 

Tetapi hal itu sepertinya akan mulai berubah sejak dirilisnya GIMP 2.8 pada awal Mei 2012 kemarin.Versi 2.8 ini membawa banyak perubahan dan kesan rumit sebelumnya sepertinya akan mulai hilang. Selain itu, jika kita mencari alternatif software sekelas photoshop (kaya dengan fitur editing) yang gratis, mungkin GIMP adalah jawabannya.

Berbagai fitur baru

GIMP 2.8 hadir dengan berbagai fitur baru, termasuk yang merupakan permintan utama dari pengguna sebelumnya. Berikut beberapa fitur baru GIMP 2.8 yang cukup penting:

  • Single-Window Mode, setelah sekian lama menggunakan window-window yang terpisah (toolbox, layer, editor utama dll), di versi 2.8 kita bisa memanfaatkan fitur single-window mode. Dengan fitur ini, semua tool akan menempel pada aplikasi utama, seperti halnya Photoshop. Fitur ini dapat diaktifkan melalui menu Window > Single-Window Mode.
  • Multi-Column Dock Window, memungkinkan menampilkan banyak window (tool) dalam kolom dengan drag & drop. Fitur in sangat bermanfaat bagi monitor yang lebar maupun multi monitor.
  • Save and Export tampil dalam menu terpisah untuk memudahkan
  • Layer Groups, untuk menyatukan dua layer atau lebih ke dalam group, sangat bermanfaat jika bekerja dengan banyak layer dan perlu pengelompokan.
  • On-Canvas Text Editing, fitur untuk mengedit text langsung di canvas (gambar), tanpa harus menampilkan window terpisah seperti di versi sebelumnya.
  • Simple Math In Size Entries, kita bisa memasukkan operatir matematika seperti penjumlahan, perkalian ketika mengubah ukuran image.

Itu hanya beberapa fitur baru di versi 2.8 ini, dan masih banyak fitur lainnya yang semakin memperbaiki kualitas software ini. Untuk fitur baru versi ini selengkapnya bisa membaca release notes Gimp 2.8, sedangkan untuk berbagai fitur lebih lengkap tentang GIMP, silahkan menengok halaman features

Setelah menginstall dan mencoba GIMP 2.8 di Windows 7, ternyata cukup berbeda dengan GIMP yang pernah saya coba sebelumnya, penggunaannya terasa lebih mudah, proses pengolahan gambar relatif cepat, penggunaan tool-tool semakin mudah. Salah satu menu mirip photoshop yang cukup bermanfaat tetapi belum disertakan dalam installasi bawaan adalah “save for web” (optimasi menyimpan gambar untuk web dengan ukuran minimal). Tetapi hal itu mudah saja diatasi dengan menambah plugins semisal RIOT. Atau jika tanpa plugin bisa saja memanfaatkan menu menu > Export dengan beberapa langkah optimasi.

 

Dengan di rilisnya versi ini, sepertinya saya akan mulai beralih menggunakan GIMP dari sebelumnya yang selalu tergantung dengan Photoshop (yang semakin membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi, belum lagi untuk mendapatkan linsensi harganya masih cukup fantastis).

Ingin mencoba? kunjungi halaman Download GIMP (72.6 MB)